Jasa Pengeboran Sumur, Positif Air Artesis untuk Yogyakarta dan Jawa Tengah


SUMURJOGJA.com - Sebelum melakukan pengeboran sumur dalam, titik sumur dicari terlebih dahulu dengan menggunakan cara Metode Geolistrik. Apa itu metode geolistrik sebuah metode yang memanfaatkan sifat-sifat kelistrikan batuan didalam tanah. Listrik yang dialirkan kedalam tanah untuk mengukur resisvitas batuan pada titik tanah tersebut.

Jika alat geolistrik menunjukan angka yang rendah, artinya tanah tersebut lembut dan besar kemungkinan mengandung air. Angka resistivitas yang tinggi berarti batuan di titik tersebut keras dan sedikit mengandung air.

Kalau lapisan mengandung air, dia akan low resistive. Kalau lapisan tanahnya tidak ada air, kosong, batu saja. Itu sangat tinggi diatas 1000 ohm/meter. Tetapi kalau lapisan tanahnya mengandung air akan lebih kecil bisa 200 ohm/meter. Kalau butirannya lembut bisa lebih kecil sampai 30 ohm/meter.

Setelah titik pengeboran ditemukan dengan metode geolistrik, kemudian baru melakukan pekerjaan pengeboran melalui beberapa tahap, seperti :
1. Sterilisasi lokasi pengeboran seperti membersihkan, perataan dan pengerasan lokasi untuk pekerjaan tumpuan mesin bor

2. Membuat bak lumpur atau bak kontrol untuk sirkulasi lumpur

3. Penanaman casing sedalam 1 - 2 meter pada posisi titik bor

4. Penyetelan atau pengaturan mesin bor serta menara (rig)

5. Penyediaan udara dan pengadukan lumpur bor untuk sirkulasi pengeboran

6. Proses pengeboran dalam / Deep Well dilakukan

7. Proses pembuatan lubang bor sudah dilakukan, kemudian melukaka Electrical Logging yang bertujuan mengetahui posisi penentu kontruksi saringan (Screen)

8. Pembersihan lubang bor (Reming Hole) atau memperbesar lubang bor sesuai dengan diameter konstruksi pipa casing dan screen

9. Pemasangan pipa casing dan screen sesuai hasil dari electrical logging

10. Pemberian krikil (Gravel Pack) bertujuan menyaring masuknya udara dari formasi dan masuknya partikel kecil seperti pasir kedalam lubang pengeboran melalui screen

11. Pencucian dan pembersihan (well development) proses pencucian untuk membersihkan dinding dari suhu yang lebih tinggi serta membuka pori-pori atau ruangan ruangan bisa terbuka penuh sehingga air tanah bisa mengalir ke lubang saringan (screen) dengan sempurna

12. Tahap uji pompa (pumping test) bertujuan untuk mengetahui kondisi debit air serta menentukan kapasitas pompa yang harus dipasang pada sumur tersebut

13. Pemasangan pompa submersible, instalasi panel box pada sumur bor dalam tersebut.

Subscribe to receive free email updates: