Instalasi Penangkal Petir


Instalasi Penangkal Petir atau Arde
Ahli Sumur Bor Yogyakarta selain layanan jasa pengeboran air tanah dan wc service, Kami juga melayani Perangkaian serta pemasangan Penangkal Petir untuk melindungi bagunan, tower dari tersambar petir. Penangkal Petir Sendiri merupakan rangkaian jalur berfungsi sebagai jalan bagi petir menuju permukaan bumi, tanpa merusak benda yang dilewatinya.

Untuk yang tinggal di daerah rawan sambaran petir mungkin sudah sering melihat kilatan cahaya dan suara gemuruh yang ditimbulkan oleh petir. Dan jika petir yang terjadi dekat dengan tempat kita berada sering merasakan adanya semacam sengatan listrik ke tubuh kita. Secara teori petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena awan bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya awan akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (Elektron). Dimana  muatan akan diteruskannya ke bumi. Karena sifat petir adalah meneruskan muatan ke bumi, maka muatan akan mengejar tempat paling dekat padanya sebagai penghantar ke bumi.

Untuk mengantisipasi resiko apabila petir berada dekat rumah, perlu  membuat sistem Penangkal Petir (Grounding System) di rumah. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi resiko dari sambaran petir dan juga barang elektronik dari arus lebih yang diakibatkan oleh Petir yang mengenai sekeliling rumah.

Berikut uraian bagaimana membuat Sistem Instalasi Penangkal Petir konvensional yang bisa diterapkan di bangunan rumah tinggal.
Bagian dan Sistem Instalasi Penangkal Petir atau Arde, yaitu :
1. Batang Penangkal Petir (Splitzen)
2. Kabel Konduktor
Merupakan penghantar aliran dari Penangkal Petir ke Pembumian (Grounding). Kabel Konduktor yang digunakan untuk yang jauh dari jangkauan biasanya jenis kabel BC ( kabel tembaga terbuka) dan untuk yang mudah dalam jangkauan kabel BCC atau NYY (kabel tembaga terbungkus).
3.Terminal
4.Pembumian (Grounding)
Merupakan bagian yang meneruskan hantaran ke tanah. Menggunakan sejenis pipa tembaga (Cooper Rod) diameter 1/2 inch panjang 3-4 m.

Sistem Pemasangan Instalasi Penangkal Petir dan Pembumian (Grounding) :
1. Batang Penangkal Petir (Splitzen) adalah bagian yang ditempatkan ditempat tertinggi di atas bangunan rumah. Dapat juga dilakukan dengan menambah ketinggian dengan menambahkan  pipa untuk mendapatkan radius yang lebih besar dari sambaran Petir. Bahan yang digunakan adalah dari batang tembaga, Jenis Splitzen ini ada bermacam dipasaran ada jenis Splitzen tunggal ataupun bentuk trisula. Splitzen dihubungkan ke terminal atau langsung ke pipa tembaga dengan kabel BC 50 mm.

2. Untuk menjaga barang barang elektronik didalam rumah dari Petir, Bisa memasangkan sub terminal dengan menggunakan plat tembaga dengan  ukuran kira kira 5 cm x 20 cm. Kemudian sub terminal ini diintegrasikan ke Terminal dengan menggunakan kabel BCC/ NYY 15 mm.

3. Untuk mengamankan tegangan lebih dari jaringan listrik, Bisa menambah Arester di sistem Instalasi listrik , dimana Arester kemudian di hubungkan ke terminal grounding dengan menggunakan kabel BC/NYY ukuran 15 mm.

4. Terminal adalah pusat yang menghubungkan beberapa kabel sebelum diteruskan ke pembumian / pentanahan. Bahanterminal dapat menggunakan plat tembaga dengan ukuran 10 x 30 cm.Terminal bisa dibuatkan diluar bangunan rumah dengan menempatkannya di sebuah bak kontrol. Kemudian terminal dihubungkan ke sistim pembumian dengan menggunakan kabel BC ukuran 50 mm.

5. Sebagaimana persyaratan dalam Grounding dimana dianjurkan nilai tahanan sitem pembumian adalah dibawah 3 ohm untuk kemanan barang-barang elektronik. Pada dasarnya untuk sistem pembumian yang bagus adalah berhubungan dengan tanah dimana pipa dipasangkan, dimana kekedapan tanah yang tinggi adalah tempat yang paling bagus untuk mendapatkan nilai tahanan pembumian yang rendah. Dianjurkan tidak menanam pipa didaerah berpasir ataupun berbatu, karena biasanya nilai tahanan pembumian akan semakin tinggi.

6. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal anda bisa menambahkan beberapa pipa tembaga yang saling terintegarasi. Atau cara lain bisa dilakukan dengan menanam pipa dalam hingga lebih dari 20 m. Bilamana nilai tersebut tidak dapat dicapai, sistem pembumian dapat ditambahkan dengan memasangkan Cooper Plate yang ditanamkan bersamaan dengan bentonite.

Dari contoh gambar diatas dapat dijelaskan fungsi dari pembumian (Grounding) yaitu :
1. Menghantar muatan dari Petir ke bumi.

2. Apabila ada arus lebih yang masuk dari jaringan listrik, dengan menggunakan alat bantu arester yang sudah di integarsikan ke sistem pembumian maka tegangan lebih dapat di hantarkan ke bumi, hal ini akan mengurangi kerusakan sistem dan peralatan elektronik didalam rumah.

3. Apabila ada tegangan  lebih yang masuk kedalam sistem jaringan listrik didalam rumah, alat alat elektronik yang sudah diintegrasikan kedalam sistem pembumian sehingga tegangan lebih akan dihantarkan ke bumi, hal ini  akan mengurangi kerusakan barang barang elektronik di dalam rumah. Kita dapat membuat sub-sub terminal didalam rumah tapi harus memperhatikan faktor keamanan dan Estetika.

Dengan Tenaga Ahli yang Professional dan Berpengalaman membantu anda melayani instalasi Penangkal Petir untuk Perumahan, Hotel, Kampus, Tower dan Bangunan lainya.

Baca Juga Artikel :
Cara Membuat Sumur Bor Artesis / Deep Well
Cara Membuat Sumur Bor Dangkal
Cara Membuat Sumur Suntik
Cara Membuat Sumur Timba
Cara Mengatasi Pompa Air Rusak
Cara Mengatasi Wc Penuh Saluran Tersumbat

Subscribe to receive free email updates: